Iga Swiatek Jadi Petenis Peringkat 1 Dunia Termuda Kesepuluh

Ligaolahraga.com –

Berita Tenis: Setelah memenangkan gelar French Open musim 2020, Iga Swiatek menjadi WTA’s Most Improved Player pada akhir musim tersebut.

Memasuki musim 2021, petenis berkebangsaan Polandia masih tetap impresif dengan memenangkan gelar di Adelaide dan Roma. Ia belum memenangkan gelar Grand Slam lain, tetapi ia setidaknya melenggang ke babak 16 besar di keempat Grand Slam. Musim ini, ia berhasil melenggang ke semifinal Australian Open.

Awal pekan ini, anggota tim petenis peringkat 2 dunia memberi kabar bahwa petenis peringkat 1 dunia, Ashleigh Barty telah memutuskan untuk pensiun dari dunia tenis. Ide bahwa ia kemungkinan besar akan menjadi petenis peringkat 1 dunia memberinya pukulan cukup keras.

“Hal itu, ya, cukup sulit bagi saya untuk mencernanya,” aku Swiatek.

Setelah petenis berkebangsaan Australia, Barty memutuskan pensiun dan petenis berkebangsaan Polandia memetik kemenangan di babak ketiga Miami Open pekan ini, petenis berkebangsaan Polandia menjadi petenis peringkat 1 dunia termuda kesepuluh dalam sejarah.

Petenis berusia 20 tahun juga menjadi petenis aktif kesepuluh yang menjadi petenis peringkat 1 dunia setelah Venus Williams (2002), Serena Williams (2002), Clijsters (2003), Victoria Azarenka (2012), Angelique Kerber (2016), Karolina Pliskova (2017), Garbine Muguruza (2017), Simona Halep (2017), dan Naomi Osaka (2019).

Menginjak usia 20 tahun 308 hari, ia menjadi petenis termuda ketiga di antara petenis aktif tersebut di belakang Clijsters (20 tahun 64 hari) dan Serena Williams (20 tahun 285 hari).

Bagaimana hidup petenis berusia 20 tahun akan berubah usai menghuni peringkat prestisius di dunia tenis putri?

“Saya tidak tahu tentang reaksi orang-orang. Benar-benar sulit untuk mengharapkan apapun. Saya tidak pernah berada di posisi seperti itu. Saya pikir itu akan sedikit berbeda. Mungkin sensasinya akan sedikit lebih besar, tetapi saya akan siap untuk hal itu. Dan sejujurnya, itu adalah bagian dari pekerjaan ini,” tutur Swiatek.

Baca juga:  MU dan Arsenal Gigit Jadi, Ruben Neves Segera Perpanjang Masa Bakti

“Dari sudut pandang saya, saya pikir tidak ada apapun yang akan berubah. Mungkin saya akan melihat apakah saya mengenakan pakaian yang bersih dan mewakili tenis dengan baik. Jadi, saya akan berhati-hati dengan hal itu. Tetapi sejujurnya, saya masih orang yang sama.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Iga Swiatek

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/iga-swiatek-jadi-petenis-peringkat-1-dunia-termuda-kesepuluh-dalam-sejarah

Dahlsca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.