Mau Bersaing dengan Brasil dan Argentina, Timnas Bolivia Ingin Rekrut Marcelo Bielsa

Mau berprestasi di Amerika Latin dan dunia, timnas Bolivia ingin tunjuk Marcelo Bielsa jadi pelatih.

Gila Bola – Marcelo Bielsa mungkin tidak akan menganggur lama. Pasalnya, Presiden FA Bolivia telah mengonfirmasi menghubungi pelatih berusia 66 tahun tersebut.

Bielsa baru meninggalkan Elland Road pada akhir bulan lalu setelah empat tahun menangani Leeds United. Sang juru taktik terdepak menyusul serangkaian hasil buruk yang membuat masa depan tim berjulukan The Whites di Liga Inggris terancam terdegradasi ke Championship.

Marcelo Bielsa kualitas kepelatihannya tentu saja tak perlu diragukan lagi. Buktinya, saat menangani Athletic Bilbao berhasil membawa tim Liga Spamyol menjadi runner-up di Liga Europa musim 2021/2012.

Sementara namanya semakin dikenal luas karena berhasil membawa Leeds United promosi ke Liga Inggris musim 2019/2020. Promosi The Whites ke kasta tertinggi disambut dengan baik karena mereka telah absen selama 16 tahun.

Usai menangani klub-klub besar di Eropa seperti Athletic Bilbao, Lazio, Marseille, Lille, dan Leeds United kini dia bisa kembali berkarier di Amerika Latin. Bos federasi sepak bola Bolivia, Fernando Costa mengonfirmasi telah menghubungi Marcelo Bielsa untuk menggantikan Cesar Farias.

Bicara kepada awak media, Fernando Costa mengatakan dia tak menutupi bahwa Bolivia menghubungi Bielsa. Dia menjelaskan pertemuan belum ada, namun ada pembicaraan.

Fernando Costa menyebutkan selain Marcelo Bielsa, juga ada nama lain. Kemudian timnas Bolivia akan mendengarkan apa yang ditawarkan oleh calon pelatih. Dia sebut begitu pelamar banyak yang datang, pihak federasi sepak bola Bolivia akan segera menentukan pilihan.

Marcelo Bielsa dianggap ideal sangat wajar. Sebab, pengalamannya sudah banyak di Eropa. Apalagi dia juga pernah menangani timnas Chile dan Argentina.

Baca juga:  Optimis Bertahan, Everton Lirik Bek Terbuang dari Tim Utama Leicester City

Di sisi lain, timnas Bolivia butuh pelatih bagus juga sangat normal. Pasalnya, mereka sulit bersaing dengan negara-negara Amerika Latin lainnya. Buktinya, di Copa America 2021 nggak pernah menang selama fase grup A.

Kemudian di kualifikasi Piala Dunia 2022 berada di tiga terbawah zona Conmebol. Dengan demikian, jika dipoles Bielsa terbuka bagi mereka bersaing dengan Argentina dan Brasil yang sejauh ini penguasa di Amerika Latin.

Dahlsca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.