Restu Dwi Purnomo Diduga Lakukan Rasisme, Begini Klarifikasi IBL

Ligaolahraga.com –

Berita Basket IBL: Pemain Bima Perkasa Jogja, Restu Dwi Purnomo diduga melakukan tindakan rasisme. Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah pun memberikan klarifikasi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dugaan insiden rasisme itu terjadi saat Bima Perkasa Jogja berhadapan dengan Indonesia Patriots. Pemain Bima Perkasa, Restu Dwi Purnomo diduga melakukan tindakan Gerakan tubuh yang tidak sportif setelah pemain Indonesia Patriots, Dame Diagne melakukan blok terhadap Restu.

Insiden itu menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan. Junas Miradiarsyah, Direktur Utama IBL pun memberikan klarifikasi.

“Dari sisi teknis, tinjauan ulang pengawas pertandingan menilai apa yang dilakukan Restu tidak termasuk kategori unsportmanlike foul, technical foul ataupun diskualifikasi. Perihal gesture muka dapat menimbulkan berbagai persepsi, termasuk rasisme yang dikarenakan reaksi perilaku negatif tersebut dilakukan setelah aksi lawan seorang pemain asing,” kata Junas.

“Meskipun demikian, dengan alasan apapun, tindakan reaksi tersebut secara tegas tidak dapat dibenarkan,” tambahnya, sebagaimana diberitakan IBL.

Atas hal tersebut, IBL mengaitkan dengan Peraturan Kode Etik perihal Etika Personel Klub IBL yang menjunjung tinggi asas sportivitas, dan bertingkah laku sesuai dengan norma kesopanan. Dan, tindakan atau perbuatan yang dapat memancing emosi pemain lawan, pelatih lawan, ofisial lawan, perangkat pertandingan maupun penonton (Bab IV Pasal 1).

Manajemen BPJ mendapatkan peringatan keras agar hal serupa tidak terulang dan menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak disertai sanksi material sesuai dengan aturan yang berlaku. Secara bersamaan, proses investigasi tambahan tetap terus dilakukan.

Dari pihak manajemen BPJ dan Restu sendiri menyatakan permintaan maaf melalui media sosial milik BPJ. Dia menyatakan tak pernah ada maksud untuk rasisme seperti pelecehan, diskriminasi dan kalimat yang mengarah.

Baca juga:  Pemain Terbaik Inggris 2021 Disarankan Tolak Man Utd, Mending Gabung Tim Steven Gerrard

Peristiwa tersebut direspon klub-klub peserta IBL dengan maksud melakukan kampanye anti-rasisme. Menanggapi hal ini, IBL menyambut dengan baik. Dia yakin semua klub peserta IBL memiliki semangat sama.

“Sejak awal, IBL menentang keras segala bentuk rasisme, hal serupa pun pernah menjadi salah satu komunikasi beberapa waktu lalu dengan menanggapi isu seperti ini”, tegas Junas.

“IBL dan peserta sangat menjunjung kesetaraan. Kami tidak akan pernah mendukung seluruh bentuk intoleransi terhadap perbedaan,” lanjutnya.

Artikel Tag: IBL, Junas Miradiarsyah, Rasisme

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/junas-miradiarsyah-bahas-dugaan-tindakan-rasisme-restu-dwi-purnomo

Dahlsca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.